Wednesday, February 3, 2010

MARS : Misteri Tetangga Bumi

Bumi makin sumpek kayaknya. Pencarian tempat alternative terus dilakukan. NASA lantas beraksi ke Mars. Benarkah di sana ada kehidupan???

Warnanya yang kemerahan jadi daya tarik manusia sejak jaman dulu. Kedekatan dengan Bumi menjadikan planet Mars selalu jadi pusat perhatian ke dua oleh para ahli astronomi setelah Bulan. Semakin misterius karena masih belum ada teknologi yang bisa mengantarkan manusia ke sana.
Tapi semua misteri yang mengitari Mars kayaknya makin bisa di ungkap. Thanks untuk NASA dengan proyek terakhir mereka. Badan antariksa Amerika itu baru telah sukses mengirimkan robot bernama Mars Exploration Rovers (MER)
ke permukaan planet Merah itu dan mengumpulkan berbagai macam informasi menarik seputar tetangga planet Bumi ini.

PERMUKAAN PLANET MARS
Berdasarkan penelitian parta ahli antariksa, permukaan Mars di bagi menjadi tiga wilayah utama yaitu Dataran Tinggi Selatan, Dataran Utara yang terdiri dari dataran Crustal upwarps (wilayah Tharsis), dan Wilayah Kutub.

Dataran Tinggi Selatan merupakan wilayah yang sangat luas. Disana terdapat deretan bebatuan mirip permukaan Bulan. Dataran tinggi ini dipercaya sebagai wilayah tertua di Mars karena ketebalan kawah pegunungan. Biasanya dalam sistem tata surya kita, sebuah kawah pegunungan itu terbentuk jutaan tahun lalu.
Dataran Utara merupakan dataran rendah yang luas seperti lautan di bulan. Di dataran ini ada jalur lava gunung api. Juga bukit- bukit pasir, dan jalur- jalur bekas sungai kering.

Gunung tertinggi di Mars terdapat di wilayah Tharsis. Gunung bernama Olympus Mons (diambil dari mitologi Yunani) berdiri 25 Km di atas permukaan laut dan luasnya mencapai 600 Km. sebagai perbandingan, gunung tertinggi di Bumi, Mauna Loa di Hawaii, tingginya Cuma 10 Km di atas permukaan laut yang luasnya 225 Km.

Di Mars juga ada lembah besar mirip Grand Canyon di Amerika. Bedanya lembah bernama Valles Marineris ini panjangnya 4.000 Km lebih panjang dari pada jarak New York Ke Los Angeles dengan lebar 700 km dan kedalam 7 Km. kalo di Grand Canyon terbentuk karena erosi sungai Colorado, Valles Marineris terjadi ketika lapisan Mars retak saat terbentuk dulu.
Wilayah kutub Mars bisa di lihat dari Bumi. Lapisan es di sana terbentuk karena karbondioksida dan air yang membeku. Ukuran lapisan es di sana sangat tergantung dengan musim.

ATMOSFER PLANET MARS
Atmosfer di Mars sangat berbeda dengan Bumi. Lapisan udara di sana di dominasi karbondioksida (CO2) sebanyak 95,3 persen. Di Bumi CO2 Cuma 1 persen dari keseluruhan atmosfer. Sementara nitrogennya lebih sedikit yaitu 2,7 persen dibandingkan dengan bumi yang mengandung nitrogen 78 persen. Sementara oksigen pada Mars Cuma 0,13 persen. Kandungan airnya Cuma satu per 1000 (0,03 persen). Tekanannya Cuma 7 milibar ( di Bumi tekanannya 1.000 milibar). Suhu rata- rata permukaan 81 derajat Fahrenheit (min 63 derajat celcius).
Karena tipisnya udara kemampuan menahan panas menjadi rendah. Akhirnya permukaan Mars sangat panas karena sinar matahari langsung menembus atmosfer. Ini juga mengakibatkan perubahan suhu menjadi sangat cepat.

AIR DI PLANET MARS
Adakah air di Mars??? Itu jawaban yang sedang di cari sampai saat ini. Kalo Secara teori di sana ada air. Ini bisa di lihat dari wilayah kutub yang terdiri dari es. Atmosfer Mars juga mengandung air. Dari orbit Bumi , kita bisa melihat adanya bukti geologis yang mirip dengan sungai dan erosi air. Bekas hujan yang membentuk jejak di daratan juga terlihat di Mars. Kemudian suhu dingin di permukaan Mars kian memungkinkan adanya simpanan air yang banyak di sana. (kid-oest News : dari berbagai sumber)

No comments:

Post a Comment