Tuesday, September 14, 2010

Prajurit Yang Ditakuti Rambo

Ketika Audie Murphy mendaftarkan diri untuk bergabung ke Marinir di tahun 1942 pada umur 16, dia hanya berbobot 110 pounds/50 Kg dengan tinggi badan 5'5'/165cm. Mereka menertawakannya. Jadi dia mendaftarkan dirinya ke Angkatan Udara, dan juga ditertawakan. Kemudian dia mendaftarkan dirinya ke Angkatan Darat, dan mereka berpikir tidak ada ruginya menerima orang lebih untuk menjadi perisai bagi peluru-peluru musuh. Mereka pun menerimanya. Ketika ia pingsan di tengah latihan, mereka bermaksud memberinya tugas di dapur tetapi Audie bersikeras ingin bertempur, jadi mereka pun mengirimnya ke dalam badai pertempuran.

Dalam masa penjajahan Italia, pangkatnya dinaikkan menjadi korporal karena bakatnya dalam menembak. Pada waktu yang sama ia juga dijangkiti penyakit malaria, yang ia derita hampir selama perang berlangsung.


Pada tahun 1944, ia dikirim ke Prancis bagian utara. Disana ia berhadapan dengan sebuah pasukan senapan mesin Jerman yang berpura-pura menyerah, dan kemudian menembaki teman baiknya. Audie mengamuk dan menghabisi semua yang ada di sarang senapan mesin tersebut, mengunakan senjata-senjata musuh untuk menghabisi setiap musuh dalam jarak 100 yard/91 meter, termasuk dua sarang senapan mesin dan beberapa penembak jauh. Dari aksinya ini ia digelari Distinguished Service Cross, dan dijadikan komandan platon. Permintaan maaf pun datang dari orang-orang yang selalu memanggilnya 'Shorty/Si Pendek'.

Setengah tahun kemudian, pasukannya diberi tugas melindungi Colmar Pocket, sebuah daerah penting di Prancis. Walaupun yang tersisa dari mereka hanya 19 orang (dari total 128) dan beberapa tank penghancur M-10.

Pasukan Jerman datang menyerang dengan pasukan yang besar lengkap dengan tank-tanknya. Karena bala bantuan tidak akan tiba dalam waktu dekat, Murphy dan pasukannya bersembunyi di parit perlindungan dan mengirim M-10 mereka untuk mencoba melawan. Seperti yang diperkirakan, M-10 mereka pun dilumpuhkan pasukan Jerman. Kemudian Audie dengan malaria-nya berlari ke salah satu M-10 yang sedang terbakar dengan tanki gas penuh yang siap meledak setiap saat, menunggangi senapan mesin .50 Cal tank tersebut dan menembaki semua yang ada dalam penglihatannya.

Dia terus menembak selama hampir 1 jam sampai akhirnya kehabisan peluru, kemudian berjalan kembali ke pasukannya yang terkesima oleh aksinya ketika tank M-10 yang ia tunggangi meledak dibelakangnya. Persis seperti di film-film action. Mereka memberinya setiap medali yang bisa diberikan, dengan total 33 medali, lima dari Prancis, satu dari Belgia dan sebuah Medal of Honor.

Setelah perang, Audie menderita Shell-Shock dan diberi obat anti-depresan placidyl. Ketika ia kecanduan obat tersebut dan disarankan untuk ikut program rehabilitasi, ia menolak dan mengunci dirinya di dalam kamar motel selama seminggu sampai akhirnya sembuh. Autobiografi yang ia tulis sendiri berjudul To Hell and Back/Ke Neraka dan Kembali. Audie Murphy kemudian menjadi aktor hollywood memainkan dirinya sendiri di film To Hell and Back. Film ini kemudian menjadi film terlaris dari Universal selama 20 tahun sampai akhirnya dikalahkan film Jaws.

KENAPA RAMBO PANTAS TAKUT :
Ketika para produser hollywood ingin menjadikan biografi Murphy sebuah film yang ia mainkan sendiri. Murphy ketakutan kalau orang-orang akan mengira ia sengaja membumbui pengalaman-pengalaman hidupnya untuk membesarkan namanya sendiri. Jadi ia membuat mereka meninggalkan beberapa bagian dari autobiografinya supaya filmnya lebih gampang dipercaya oleh penonton.

No comments:

Post a Comment